IPK Tinggi, Pentingkah Dalam Melamar Kerja?

DISNAKERJA.COM - Apa yang ada dipikiran kamu ketika mendengar seseorang dengan IPK tinggi? Yes! Normalnya kita akan menduga orang tersebut Rajin, Smart dan Disiplin yang bagus.

Lalu, apakah IPK tinggi itu penting? Penting untuk lolos proses seleksi ketika kita melamar kerja. Selebihnya? Umumnya IPK tidak dapat menggambarkan kemampuan kita dalam bekerja. Banyak orang cerdas yang memiliki IPK kurang memuaskan, demikian pula sebaliknya banyak yang memiliki IPK tinggi tapi kurang mampu beradaptasi dengan pekerjaannya.

Lalu, mengapa IPK sering kali dijadikan syarat dalam melamar kerja? Karena hal tersebut menjadi indikator yang paling mudah.

Sebagai Contoh: Ada 100 kandidat yang melamar disebuah perusahaan, sedangkan kebutuhan perusahaan hanya 50 orang. Nah maka langkah pertama untuk mengurangi banyaknya pelamar adalah dengan membuang kandidat yang memiliki IPK terendah. Kenapa? Jika perusahaan harus memanggil semua kandidat untuk mengenalnya lebih jauh melalui tes (Psikotes/Interview) tentu hal tersebut akan sangat membuang banyak waktu, sehingga hal termudah adalah dengan mengurangi kandidat dengan IPK terendah.

Setelah banyaknya kandiat berkurang, barulah penyeleksi dapat memperhatikan profil masing-masing kandidat. Jadi, IPK akan berguna untuk menghindari proses seleksi pertama ini. Selanjutnya, kemampuan kitalah yang akan membawa kita mendapatkan pekerjaan itu. Tidak perlu IPK terlalu tinggi, tapi harus cukup baik supaya tidak terbuang di proses seleksi sehingga membuat orang tidak pernah melihat kemampuan kita yang sebenarnya.

Bagaimana pendapatmu? Sharing dikolom komentar yuk!

Terima kasih telah membaca artikel dari karirnas.com, semoga bermanfaat!

Related Posts